Alamat situs akuntansi dan ekonomi islam

September 28, 2009 anggakusumah Tinggalkan komentar

http://aharlibrary.wordpress.com/2007/03/15/mengenal-prinsip-akuntansi-syariah/

http://ajidedim.wordpress.com/2008/02/14/akuntansi-syariah-bagian-satu/

http://www.bapepam.go.id/pasar_modal/publikasi_pm/kajian_pm/studi-2007/laporan%20Studi%20akuntansi%20Syariah.pdf

http://pesantren.or.id.29.masterwebnet.com/ppssnh.malang/cgi-bin/content.cgi/artikel/akuntansi_syariah.single

islamic-accounting.blogspot.com

ajidedim.blogspot.com

http://akuntansisyariah.multiply.com/

http://www.iaiglobal.or.id/data/referensi/ai_edisi_02.pdf

http://islamic-accounting.blogspot.com/2007/11/artikel-akuntansi-syariah.html

http://sofyan.syafri.com/category/islamic-accounting/

http://www.aaoifi.com/

Categories: Uncategorized

Pengembangan Qur’an melalui LPTQ

September 23, 2009 anggakusumah Tinggalkan komentar

Rasanya agak kurang srek ketika melihat nama “Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an”.  Mengapa dikatakan demikian, karna beberapa qari dan qariah yang saya kenal akhirnya terfokus hanya kegiatan memperbagus bacaan qur’an saja.

Sebagai seorang guru yang mendidik anak-anak bangsa, saya rasa kurang pas jika umat muslim Indonesia mengenal Al Qur’an hanya sebagai bahan untuk dibaca dengan indah tanpa ada proses pengkajian Al Qur’an lebih jauh. Faktanya saya anggap warga ditempat saya tinggal hanya menganggap Al Qur’an hanya rutinitas yang hanya baru bisa tentram jika menamatkan 30 juz melalui kegiatan mengaji (cuma membaca dan menghafal) tanpa adanya kajian lebih dalam akan isi Al Qur’an itu sendiri.

Andaikata namanya berubah menjadi Lembaga Pendidikan Tahfidz Qur’an , seperti pada LPTQ Al-Umm ini yang diketuai  Prof DR. KH. Achmad Satori Isma’il, MA. Bisa dilihat disitus ” http://www.eramuslim.com/berita/silaturrahim/lptq-al-umm-mencetak-pelajar-hafal-al-quran.htm ” mungkin lebih layak diterima masyarakat.

Categories: Uncategorized

dia surgamu atau nerakamu

Syukur hanya pada Allah Subhanahu Wa Ta’ala ketika kita bisa berkumpul, tatkala hari dimana akan tampak wajah cerah dan wajah yang gelap.

Dimana Allah cerahkan wajah wajah ahlu sunah dan gelapkan wajah para pelaku bid’ah. Adapun alasan mengapa wajah ahlu sunah bercahaya?

Tidak lain karena pantulan mushaf yang dibaca dengan tartil yang dibaluri dengan sabda-sabda mustofa, Muhammad shalallahu alaihi wasallam. Sebagaimana sabda beliau “Semoga Allah menganugerahkan wajah seseorang yang mendengarkan ucapanku” Hadist ini sahih diriwayatkan Ahmad abu Daud dan Trimidzi.

 

Materi kali ini telah ana ringkas dari berbagai bahan bacaan dan daurah dari para ulama salaf yang ana dengarkan, yakni mengenai fiqh dalam berumah tangga. Yakni beberapa nasihat kepada para gadis yang akan dipinang oleh seorang lelaki.

                                                                                

Ibunda dan akhwatifillah,

Dari hadist Tabrani, Husain bin Mihsan mengabarkan bahwa ia mempunyai bibi yang mendatangi Rasulullah shalallahu alaihi wasallam, kemudian rasul bertanya,”Apakah engkau mempunyai suami?” Maka bibi tadi berkata benar. Kemudian Rasul bertanya kembali “Kaifa anti law/ bagaimana engkau dengannya?” Faqalat “ya Rasul , aku tidak melalaikannya kecuali yang aku tidak mampu dan Rasul  berkata, “aina anti minhu / lihatlah dimana engkau berada, sesungguhnya ia adalah surgamu atau nerakamu.

Sesungguhnya seorang lelaki atau suami adalah surga atau neraka bagi wanita muslimah.

Perhatikan pada setiap saat apa, di mana posisimu dengannya? Ia ridho atau murka. Jika ia ridho maka surga bagimu namun jika tidak nerakalah bagimu.

 

Ikhwatifillah dan muslimah.

Hadist ini bermakna bahwasanya terangkut di atas istrilah mawaddah dan rahmah, atau di tangan istri jualah sebuah rumah tangga menjadi nar (api)  yang membakar rumah tangga yang hingar-bingar dengan suara dan hentakkan bisingan piring terbang.

 

Jadi materi ini diperuntukkan kepada setiap kaum lelaki yang mendambakan bahtera rumah tangga yang penuh dengan kebahagiaan,

Diperuntukkan kepada setiap gadis yang menanti datangnya lelaki shalih yang menjadi nakhoda dalam fase kehidupannya, sebagai peta dan risalah untuk segenap wanita shalihah yang terjadi perselisihan dalam rumah tangganya,

Diperuntukkan kepada ibu yang akan menyerahkan anak gadisnya, dan

Diperuntukkan kepada sesiapa saja yang ingin merasakan betapa agungnya Islam dalam mengatur hari dan kehidupan kita, dimana kita kenal dengan istilah baiti jannati.

 

Semoga Allah dengan kasih sayangnya mengumpulkan habibun mustofa.

Kesimpulannya …

Ada nasihat berharga dari wanita arab kepada anak gadisnya, yakni Umamah binti Harif at Taqlabiah. Ketika buah hatinya dan penyejuk pandangannya Qurratuainiha dipinang oleh raja Kindah (raja arab pada masa itu). Maka ketika anaknya dipinang, ibunya Umamah mengatakan kepada anak gadisnya yang ia cintai.

 

Apa yang dia ucapkan… Dia mengatakan,

Wahai putriku …

Sebentar lagi engkau tidak akan menghirup udara yang engkau hirup dengannya…

Sebentar lagi engkau akan keluar dari sangkarmu dimana engkau tumbuh besar…

Jika seandainya wahai putriku, seorang wanita tidak membutuhkan pria karna kekayaan yang dimiliki ayahnya dan sebab karna begitu cintanya mereka, niscaya engkau tidak memerlukan pria tersebut.

Akan tetapi wahai putriku, wanita telah ditakdirkan untuk laki-laki sebagaimana laki-laki telah ditakdirkan untuk wanita.

Apa kata Umamah, wanita telah ditakdirkan untuk laki-laki sebagaimana laki-laki ditakdirkan untuk wanita.

 

Putriku…..

Engkau akan meniggalkan rumah yang mana telah membesarkanmu hingga saat ini menuju sebuah tempat dimana engkau tidak pernah mengenalnya sama sekali dan hidup bersama orang yang belum terbiasa engkau dengannya.

Maka jadikanlah…

Jadilah engkau dikerajaannya sebagai pelayan niscaya ia akan menjadi budak bagimu.

Jadilah engkau dikerajaan kecilnya sebagai dayang dan pelayan niscaya ia akan menjadi budak bagimu.

 

Ambillah dari ibu (ummu umamah) dan hafalkan 10 perkara, mudah-mudahan hal ini bisa jadi bekal dalam mengarungi bahtera rumah tangga.

 

Pertama dan kedua,

Hendaknya bergaul dengannya selalu bertemankan dengan qanaah dan ridho serta mematuhi dan mendengarkan ucapanya.

 

Ketiga dan keempat,

Selalulah engkau menjaga tempat-tempat yang biasa dia pakai dan dipandang oleh matanya atau terbiasa dicium oleh batang hidungnya. Janganlah sampai matanya, jatuh ke tempat yang kotor dan jangan sampai penciumannya mencium kecuali kepada sesuatu yang harum. Ketahuilah wahai anakku, ‘sesungguhnya kelak sebaik-baik perhiasan dan air, adalah sebaik-baik pembersih.

 

Kelima dan keenam,

Menjaga waktu makan dan tidurnya. Kerana lapar mendatangkan emosi dan kurang tidur membuat fikiran tidak stabil.

 

 

 

Ketujuh dan kedelapan,

Menjaga harta dan keluarganya. Inti dari menjaga harta adalah pandai berhemat dan menjaga keluarga adalah pintar mengasuh dan pandai mendidik.

 

Kesembilan dan kesepuluh,

Maka janganlah melanggar perintahnya dan jangan sekali-kali menebarkan rahasianya. Karna jika melanggar perintahnya dan menebar rahasianya, niscaya engkau tidak akan selamat dari makar dan muslihatnya. Kemudian jangan sekali-kali engkau menampakkan wajah ceria tatkala ia sedang berduka atau engkau menampakkan wajah duka tatkala ia berbahagia.

 

Itulah nasihat dari ummu umamah kepada putrinya. Ada juga kebiasaan arab, mereka menasihati anak gadisnya sebelum dibawa oleh suaminya yang menikahinya.

Berikut nasihat tersebut:

 

“Wahai putriku, engkau akan mengarungi sebuah kehidupan yang baru yang tidak ada tempat untuk ayah dan ibumu serta saudara-saudaramu.

Engkau akan bergaul dengan seorang laki-laki yang ia tidak menginginkan engkau bergaul kecuali dengannya, sekalipun mereka dari darah dan dagingmu.

Maka jadilah engkau baginya seorang istri sekaligus seorang ibu.

Biarkan  ia merasa bahwa engkau adalah segala-galanya dalam kehidupannya.

Ingatlah selalu, bahwa setiap laki-laki siapapun ia adalah bayi besar. Adalah bayi besar yang akan diam dan tertawa kembali dengan sedikit ucapan manismu.

Janganlah sekali-kali engkau merasa bahwa perkawinanmu dengannya menjadi penghalang antara dirimu dan keluarga, karena perasaan ini juga akan ia rasakan. Sebagaimana juga ia telah meninggalkan rumah, keluarga dan kerabatnya hanya karnamu.

Akan tetapi anakku perbedaanmu dengannya, ialah antara perbedaan laki-laki dengan perempuan.

Seorang perempuan, seorang wanita selalu merindukan keluarganya, terkenang kampung halamannya dimana ia tumbuh besar. Akan tetapi engkau haruslah membiasakan diri dengan kehidupan baru ini. Haruslah engkau bisa beradaptasi dengannya yang sekarang ia telah menjadi suamimu, pemimpin keluarga dan cikal ayah dari anak-anakmu.

Inilah duniamu… wahai putriku dan inilah masa depanmu.

Inilah rumah tangga yang akan kalian bangun sedangkan kedua orang tuamu maka mereka akan berlalu.

Ibu… wahai sayangku,  ibu tidak meminta kepadamu agar  engkau melupakan ibu, ayah dan saudara-saudaramu. Ibu tidak meminta engkau untuk melupakan ibu, ayah dan saudaramu.

Bagaimana tidak, karena mereka tidak akan melupakanmu selama-lamanya.

Bagaimana mungkin seorang ibu akan melupakan belahan hatinya.

Akan tetapi, yang ibu pinta kepadamu agar engkau mencintai suamimu dan hidup bersamanya dan engkau berbahagia dengan kehidupanmu bersamanya.

Apakah yang ibu pinta kepadamu wahai putriku, ibu pinta kepadamu agar engkau mencintai suamimu dan hidup bersamanya dan engkau berbahagia dengan kehidupanmu bersamanya.”

 

Itulah hal yang bisa didapat dari kedua wanita arab yang mencintai anaknya.

 

Adapun berikut hak dan kewajiban wanita shalihah untuk mendapatkan sakinah mawaddah warahmah. Yakni:

 

1.      Melayani suami dengan wajah yang berseri.

 

Seorang suami yang baru menyelesaikan pekerjaan yang pulang kerumahnya, nampak jelas kerutan diwajahnya karena pekerjaan yang belum terselesaikan, ketika sampai di kerajaan kecilnya. Tanpa disadari kiranya wanita cantik telah menunggu diambang pintu. Tanpa disadari ketika ia duduk, sang wanita telah memberikan kecupan kecil dikeningnya. Subhanallah…. hilanglah keletihan itu dengan seketika. Disinilah keajaiban timbul, disinilah surga datang (Ataukah, neraka yang datang). Ingatlah, wanitalah yang menciptakan surga atau neraka.

Dimana keletihan sang suami hilang seketika kemudian ia melihat kekiri dan kekanan tampak bersih dan rapi. Ketika makan siang disajikan dengan sempurna. Juga melihat anak-anak yang bagai bunga mawar dengan segala kebersihan dan kerapiannya.

Subhanallah alangkah bahagianya hidup dan alangkah indahnya dunia. Semua itu kenapa?

Semua itu terpulang kepada Allah Sang Pemilik Keindahan dan kemudian berpulang dari kedua tangan yang halus dari istri yang shalihah. Rasanya ia telah mendapatkan kenikmatan dari segala dunia dan isinya. Allahu Akbar!!!

Dari Abdullah bin Amr dari Rasulullah shalallahu alaihi wassalaam, “Dunia adalah kenikmatan, dunia adalah kebahagiaan dan sebaik-baik kebahagiaan dunia adalah wanita yang shalihah” Hadist ini shahih diriwayatkan oleh Muslim.

Nabi shalallahu alaihi wassalam menyebutkan bahwa sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah, mengapa demikian. Tidak lain karna ia dapat menjauhkan suaminya dari yang haram, karna ia dapat membantu suaminya dalam urusan dunia dan agama.

Dimana setiap kelezatan yang dapat menolong mendapatkan kelezatan akhirat, maka akan diridhoi oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Suaminya merasakan kebahagiaan karna ia menjadi bulu perindu dan penyejuk hati dari sinilah ia dapat mengantarkan kepada keredhaan Allah dan mengantarkan kepada kelezatan yang lebih sempurna.

Iman Munawi mengatakan bahwa seorang wanita disifati shalihah,  menyatakan bahwa ia tidak menginginkan menjadi wanita shalihah. Maka,  jadilah ia seburuk-buruk perhiasan.

Istri shalihah mengetahui bagaimana mengambil hati suaminya, ucapan yang lembut adalah perhiasan, senyuman yang manis adalah keindahan, bau yang harum adalah kebanggaan, pakaian yang rapi dan kebersihan adalah kesucian dan ibadah. Make up yang cocok dengan warna kulit, sisir yang sesuai dan cocok dengan kepala, memilih perhiasan yang tepat tanpa mengeluarkan materi berlebih adalah keahlian yang diberikan Allah kepada wanita shalihah.

Engkau wahai istri shalihah,

Adalah bidadari dunia…

Adalah ratu bagi suamimu di surga dengan izin Allah Subhanahu Wa Ta’ala…

Belajarlah wahai para istri,

belajarlah bagaimana sifat-sifat bidadari surga dari Al-Qur’an, dan

berlomba-lombalah dengan bidadari surga untuk mendapatkan suamimu.

Jadikan dalam kehidupan ini sebagai surga, berikanlah kepadanya nyayian-nyayian yang sama dengan nyayian dari bidadari surga.

Wahai istri shalihah….

pandangannya kepadamu akan membawa kersurga, kamar yang bersih yang membuat hati tidak gundah,  anak-anak yang sehat, suapan kecil yang hangat dari tanganmu akan membawamu ketempat yang lebih baik dari kesengsaraan yang membawamu ke hawiyah.

 

“walahutaala a’lam…

(bersambung)

Categories: Baterai Semangat

Manusia Makhluk Berstruktur Sejak Dalam Kandungan Sang Ibu

Para alim ketuhanan menuturkan bahwa manusia merupakan ciptaan Allah yang paling halus, lebih halus dari jin, setan bahkan malaikat. Jin maupun setan ciptaan dasarnya berasal dari api, malaikat tercipta dari cahaya. Adapun ‘Bahan Baku (dasar ciptaan)’ manusia berasal dari Ruuhiy–Ruh-Ku) bukankah firman al-Qur’an memberitakan,

Maka apabila Aku Telah menyempurnakan kejadiannya, dan Telah meniup kan kedalamnya ruh (ciptaan)-Ku, Maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud[796]. Q.S Al-Hijr: 29.

[796] dimaksud dengan sujud di sini bukan menyembah, tetapi sebagai penghormatan.

Ruh berasal dari Allah, merupakan bahan dasar hidup yang luar biasa hebat, karena bersumber dari Allah secara langsung. Dalam sebuah riwayat ditandaskan bahwa Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman kepada Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassallam, “Jangan tanya ruh wahai Muhammad, karena daya fikirmu tak akan mampu.” Dan ruh itu sendiri baru ditiupkan ke dalam jasad manusia paska organ tubuh manusia sudah terstruktur secara sempurna dalam rahim? Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan daging. Kemudian kami jadikan dia makhluk yang berbentuk). Allah Subhanahu Wa Ta’ala kemudian meniupkan ruh kehidupan dari-Nya, jadilah janin yang terstruktur itu makhluk yang mempunyai ruh.

Akal pikiran juga ‘diamati’ mengawal manusia agar tidak selalu menuruti nafsu-nafsu dan keinginan-keinginan. Kehadiran akal dirahim menyatu dengan janin, lebih dulu dibanding dengan nafsu dan ruh. Sebab akal tersebut sudah menyatu di ekor belakang sperma ketika usia kandungan menginjak empat puluh hari. Dari sperma yang masuk ke rahim, empat puluh hari kemudian sudah disertai penciptaan akal oleh-Nya. Akal dihasilkan di ekor spermatozoa, akal ini merupakan software yang menampung bermilyar-milyar megabyte fikrah dan tidak bisa rusak dalam milyaran tahun, yang bisa rusak adalah otak (hardware). Manakala usia kandungan memasuki hitungan delapan puluh hari, ‘brigade’ setan tidak mau ketinggalan, ia mengurai dirinya jadi bion-bion, lalu masuk ke dalam kandungan, redaksi Al-Qur’an menyebut alaqata mudghata—yakni proses peralihan dari segumpal darah menjadi segumpal daging). (Q.S. Al Mu’minun [23]:14). Setan merubah bentuk menjadi nafsu. Dengan demikian ada dua ‘makhluk berseberangan’ di dalam kandungan yang berumur delapan puluh hari. Nafsu menempati bagian jantung manusia dan akal menempati otak manusia. Al-Qur’an juga menyebut fakasaunaa al-idzamalahmah? Lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan daging) (Q.S. Al Mu’minun [23]:14). Tatkala usia kandungan sembilan puluh hari proses pembentukan tubuh mulai berlangsung. Otak sudah mulai dibalut tempurung kelapa, begitu juga dengan tangan, kaki dan semua perangkat tubuh seperti hidung, mulut dan peralatan panca indra lainnya maulai terbentuk. Pada masa kehamilan usia sembilan puluh hari hingga seratus hari, perempuan yang sedang mengadung tidak boleh memendam rasa susah, stress atau gangguan psikis lainnya. Ana inda dzanna abdiy biy? Aku selalu mengikuti apa saja yang telah dimantapkan dalam hati hamba-Ku. Demikian firman Allah dalam hadits Qudsi.

Lantas dari mana sebenarnya proses pembuatan struktur tubuh manusia itu? Akal berasal dari pancaran sinar malaikat. Nafsu berasal dari ‘uap’ setan. Tubuh manusia berasal dari saripati tanah. Benarkah manusia berasal dari tanah? Ketika seseorang menaman padi atau gandum, padi yang ditanam akan muncul akarnya dan menyerap makanan dari tanah, sari masuk akar lalu naik sampai ke bulir-bulir padi. Bulir-bulir padi dimasak dimakan manusia. Manusia laki-laki memproduksi spermatozoa, ketika malam hari sperma ini ‘disalurkan’ ke rahim seorang perempuan, senggama itu membuat sperma ‘indekost’ di rahim perempuan yang menyebabkan kehamilan, lalu beberapa bulan berikutnya terjadilah kelahiran. Pada masa kehamilan usia empat puluh hari, ada zat yang masuk di belakang otak yang bernama nafsu masuk ke kandungan, dan berada di jantung. Ketiga organ vital tubuh manusia itu sendiri yang memproses dirinya sejak sperma masuk dalam kandungan. Kemudian ruh dari-Nya ditiupkan ke tubuh manusia pada usia kehamilan berumur empat puluh hari. Nafsu tinggal di jantung ketika kehamilan berumur delapan puluh hari. Adapun proses pembentukan pancra indra dalam struktur tubuh manusia berlangsung pada saat kehamilan berumur delapan puluh hari hingga seratus dua puluh hari. Maka ketika kehamilan memasuki usia seratus dua puluh hari, ditiupkan ruh dari-Nya ke dalam kandungan. Jadilah janin dalam rahim itu makhluk yang berbentuk manusia.

Ketiga zat—akal, nafsu, ruh) ini bisa bicara, akal bisa mempertimbangkan sesuatu, nafsu bicara lewat keinginan-keinginan, ruh bicara lewat relung hati. Seseorang yang ‘care’ dengan akalnya akan terjaga keselamatannya, karena pertimbangan-pertimbangannya rasional dan penuh dengan pertimbangan kebaikan. Seseorang yang mengikuti hawa nafsunya akan hancur dan hidupnya menjadi berantakan, misal nafsu syahwat, nafsu makan dan minum, nafsu mencari kekayaan dengan segala cara, nafsu mencari kedudukan dan jabatan, nafsu ingin dipuji dan disanjung, serta hawa nafsu lainnya. Fungsi akal untuk menyelamatkan manusia dari kehancuran akibat nafsu tak terkendali. Fungsi nafsu untuk penghidupan tubuh manusia, keinginan makan, kawin, mencari kekayaan, pangkat dan lain-lain. Cara kerja nafsu dengan menggerakkan manusia melalui otot dan darah, tapi akal melalui otak lalu turun ke sumsum tulang belakang. Sedangkan ruh manusia sangat halus bicara lewat relung hati. Tubuh manusia sendiri bicara lewat mulut. Lantas bagaimana jika tubuh manusia mati?—disebut mati, karena tubuh akan menjadi bangkai ketika dikubur) Adapun ruh tidak tepat disebut mati, yang pas ialah meninggalkan dunia atau ‘meninggal dunia’. Itulah istilah yang pas untuk ruh manusia, sebab ruh tidak mati, melainkan ‘pindah alam’ pergi ke alam kubur. Tubuh manusialah yang mati, karena akan membusuk di makan cacing tanah di dalam kuburnya. Tubuh manusia dan nafsu masuk kedalam tanah kuburan (dikebumikan), sedangkan ruh dan akal manusia masuk ke alam kubur. Ruh dan akal akan ‘tinggal’ di alam kubur sampai hari kiamat tiba. Tubuh manusia masuk ke liang kubur dan jadi binatang bersel satu. Binatang bersel satu ini akhirnya saling makan (kanibal), dann tinggal satu yang paling besar. Akhirnya satu-satunya sel ini juga mati, membusuk, dan kembali jadi tanah. Nafsu juga masuk kekuburan dan menguap. Nafsu yang menguap inilah yang banyak disebut orang dengan ‘hantu’ atau ‘jelangkung’.

Setelah organ tubuh manusia dalam rahim berusia di atas dua ratus dua belas hari, maka maulailah digariskan kodrat manusia. Kematian, rezeki, jodoh dan kapan hari kematian ditetapkan. Sebagaimana firman-Nya, t

(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan Ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, Maka peliharalah kami dari siksa neraka. Q.S Ali Imran: 191.

Maka apakah kamu mengira, bahwa Sesungguhnya kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? Q.S Al Mu’minun:115

Segenap ciptaan Allah memiliki hikmah penciptaan dan ada gunanya, sebab Allah tidak menciptakan sesutau dengan sia-sia. Proses penciptaan manusia ini merupakan, tanda-tanda Kuasa Allah bagi orang yang punya pikiran (Q.S. Ali Imran [3]:190). Ketika ruh dari-Nya telah ditiup ke jisim manusia yang ada di rahim, pada usaia kehamilan seratus dua puluh satu hari. Malaikat bertanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, “wahai Allah Tuhan kami, kelak di kemudian hari bagaimana rezeki si Fulan ini? Siapa jodohnya? Dan kapan dia meniggal dunia?” Allah Azza wa Jalla kemudian menjelaskan dan malaikat menulisnya sebagai ketentuan takdir Allah atas si Fulan tersebut. Ketika usia kehamilan berumur antara sembilan puluh hingga seratus hari, Alla menentukan jenis kelamin janin yang ada di rahim. Apakah ia lahir menjadi makhluk berjenis kelamin laki-laki ataukah perempuan? Pada fase ini dianjurkan banyak berdoa jika menginginkan jenis kelamin tertentu dari anak yang akan lahir.

(Kami menetapkan yang demikian) sebagai suatu ketetapan terhadap rasul-rasul kami yang kami utus sebelum kamu[864] dan tidak akan kamu dapati perobahan bagi ketetapan kami itu. Q.S Al –Israa:77

[864] Maksudnya: tiap-tiap umat yang mengusir Rasul pasti akan dibinasakan Allah. demikian Itulah sunnah (ketetapan) Allah.

Maka jika berharap janin yang akan lahir berjenis laki-laki atau perempuan, selazimnya memperbanyak berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala pada waktu usia kehamilan antara sembilan puluh hingga seratus hari tersebut. Jika memohon ‘jenis’ anak paska tujuh bulan usia kehamilan, hal tersebut tak ubahnya merubah atau menggati sunnatullah. Sebab sunnatullah terjadinya ‘kelamin’ janin di kandungan tercipta pada waktu usia kehamilan berumur sembilan puluh hingga seratus hati.

Wallhahu Ta’ala A’lam

Categories: Salaamun

Contoh Doa Qunut Nazilah atas Tragedi Palestina

اللَّهُمَّ عَلَيْكَ بِالْيَهُودِ الْمُعْتَدِيْن الَّذِيْنَ قَتَلُوا إِخْوَانَنَا الْمُسْلِمِيْنَ فِيْ فِلِسْطِيْن ، اللَّهُمَّ عَلَيْكَ بِهِمْ فَإِنَّهُمْ لاَ يُعْجِزُونَكَ ، اللَّهُمَّ شَتِّتْ شَمْلَهُمْ وَفَرِّقْ جَمْعَهُمْ وَاجْعَلِ الدَّائِرَةَ عَلَيْهِمْ ، اللَّهُمَّ أَحْصِهِمْ عَدَداً وَاقْتُلْهُمْ بَدَداً وَلاَ تُغَادِرْ مِنْهُمْ أَحَداً ، اللَّهُمَّ أَنْزِلْ عَلَيْهِمْ وَعَلىَ مَنْ عَاوَنَهُمْ بَأْسَكَ الَّذِي لاَ يُرَدُّ عَنِ الْقَوْمِ الظَّالِمِيْن

Ya Allah turunkanlah hukumanMu atas kaum Yahudi yang telah melakukan kezhaliman dengan membunuh saudara-saudara kami kaum muslimin di Palestina, Ya Allah hukumlah mereka sesungguhnya mereka tak mampu melemahkanMu, Ya Allah cerai beraikan mereka porak porandakan kesatuan mereka dan turunkanlah balasanMu atas mereka, Ya Allah kumpukan dan binasakanlah mereka dan jangalah Kamu sisakan sedikitpun dari mereka, Ya Allah turunkanlah atas mereka dan semua pihak yang membantu mereka balasanMu yang tidak dapat ditolak oleh kaum pembuat kezhaliman

اللَّهُمَّ أَنْجِ إِخْوَانَنَا الْمُسْلِمِيْن الْمُسْتَضْعَفِيْنَِ فِيْ فِلِسْطِيْنَ ، اللَّهُمَّ الْطُفْ بِهِمْ وَارْحَمْهُمْ وَأَخْرِجْهُمْ مِنَ الضِّيْقِ وَالْحِصَارِ ، اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْهُمُ الشُّهَدَاءَ وَاشْفِ مِنْهُمُ الْمَرْضَى وَالْجَرْحَى ، اللَّهُمَّ كُنْ لَهُمْ وَلاَ تَكُنْ عَلَيْهِمْ فَإِنَّهُ لاَ حَوْلَ لَهُمْ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِكَ

Ya Allah selamatkanlah saudara-saudara kami kaum muslimin yang lemah di Palestina, Ya Allah sayangi dan kasihilah mereka dan keluarkanlah mereka dari isolasi dan keadaan sempit yang mereka alami saat ini, Ya Allah terimalah syuhada mereka dan sembuhkanlah yang luka dan sakit dari kalangan mereka, Ya Allah tetaplah bersama mereka dan jauhilah musuh-musuh mereka karena tiada daya dan kekuatan bagi mereka kecuali dariMu

اللَّهُمَّ انْصُرِ الْمُجَاهِدِيْنَ فِيْ فِلِسْطِيْنَ اللَّهُمَّ انْصُرْهُمْ عَلَى الْيَهُوْدِ وَمَنْ عَاوَنَهُمْ مِنَ الْكُفَّارِ وَالْمُنَافِقِيْنَ ، اللَّهُمَّ سَدِّدْ سَهْمَهُمْ وَوَحِّدْ صُفُوْفَهُمْ وَاجْمَعْ كَلِمَتَهُمْ عَلَى الْحَقِّ يَا حَيُّ يَاقَيُّوْمُ

Ya Allah turunkanlah pertolonganMu buat kaum mujahidin di Palestina, Ya Allah tolonglah mereka menghadapi kaum Yahudi dan penolong-penolong mereka dari kalangan kuffar dan kaum munafiq, Ya Allah tepatkanlah bidikan mereka, rapatkanlah shaf perjuangan mereka dan satukanlah kalimat mereka di atas kebenaran Ya Hayyu Ya Qayyum.

sumber ana dapatkan dari:

http://wahdah.or.id/

Categories: Salaamun

PUISI TENTANG SURGA

Itu semua tidak lain adalah gelora membara untuk mendapatkannya

tidak ada yang menandinginya dan Tuhan Mahatahu akan hamba-

hamba-Nya

Kendati dipagari dari jangkauan kita dengan segala hal yang tidak

menyenangkan

dan diselimuti dengan hal-hal yang menyakitkan dan menyedihkan jiwa

Demi Allah, betapa bahagianya dikumpulkan di dalamnya

dengan berbagai macam kenikmatan yang bisa dinikmati

Demi Allah, betapa enaknya hidup di kemah-kemahnya

di taman-tamannya dan berjalan-jalan di dalamnya dengan senyum riang

Demi Allah, betapa indahnya lembahnya tempat mendapatkan tambahan bagi tamu-tamu khusus, jika Anda termasuk di antara mereka

Di lembah tersebut rasa rindu bergemuruh

sang kekasih melihat bahwa kerinduan ini mendapatkan kemenangan

Demi Allah, betapa bahagianya para kekasih

Ketika Allah mengajak mereka berdialog dan memberi ucapan selamat

kepada mereka

Demi Allah betapa sejuknya mata melihat wajah Allah dengan jelas

tidak ada gunung yang menutupinya dan mata pun tidak bosan memandang-Nya

Duhai, betapa nikmatnya memandang kepada-Nya jika Ia datang

dan betapa indah suara-Nya jika Ia berbicara

Duhai betapa pemalunya ranting yang basah ketika ia bergoyang

Betapa pemalunya dua fajar ketika ia mengulum senyum

Jika hati Anda sakit hati karena cinta kepadanya

maka ia pasti tiba di tempat Anda dengan obat di tangan

Anda lihat pesona wajahnya jika ia memperlihatkan diri kepada Anda

Seluruh organ tubuh terasa senang dan mendapatkan kenikmatan

dengannya

Mata terasa takjub ketika ia kelihatan

berbagai macam buah-buahan dengan berbagai citra rasa yang tidak

pernah habis

Tandan dari anggur dan apel surga

delima di mana di dahan-dahannya terdapat isi yang sangat lezat

bunga-bunga yang didekatkan di pipinya

khamr yang didekatkan di mulut

Ingatlah kepada Ar-Rahman

wahai pelamar wanita-wanita jelita, jika Anda menginginkannya

maka inilah waktu maharnya telah datang

Puasalah Anda pada besok pagi

barangkali dengan begitu Anda meraih Idul Fitri pada saat seluruh

manusia disuruh puasa

Majulah dan janganlah puas dengan kehidupan yang penuh dengan

kesengsaraan ini

karena sesungguhnya orang yang tidak bangkit, maka tidak selamat dengan

semua kesenangan

Mari kita berjalan menuju surga-surga Aden

Karena ia adalah tempat tinggal kita pertama dan di dalamnya terdapat

banyak kemah-kemah

Tragisnya kita tertawan oleh musuh

duhai dapatkah kita kembali ke tempat kita semula dengan selamat

Mereka mengatakan bahwa jika orang didesportasi

dan dijauhkan diri dari tanah airnya, maka ia rugi besar

Duhai, adakah keterasingan yang melebihi keterasingan kita

musuh-musuh kita telah banyak berkorban untuk berkuasa

Mari kita berjalan menuju pasar

di dalamnya orang-orang yang tercinta bertemu dengan kaum yang telah dikenalnya

Apa yang Anda inginkan, maka silahkan ambil dengan gratis

Karena pedagannya telah meminjaminya dan menyerahkannya

Mari kita berjalan kepada hari penambahan

hari itu adalah hari berkunjung kepada Pemilik Arasy dan hari itu adalah musimnya

Mari kita menuju lembah

di dalamnya terdapat rumah yang luas dan tanahnya lebih harum daripada kesturi

Ia adalah mimbar dari cahaya di sana dengan lapang

Dan tanahnya lebih wangi daripada kesturi

Bukit dari kesturi yang dijadikan sebagai kursi-kursi

Orang-orang selain pemilik mimbar tersebut pun tahu hal ini

Ketika mereka sedang menikmati kebahagiaannya

dan rezki mengucur kepada mereka dan dibagikan kepada mereka

Tiba-tiba mereka berada pada sinar yang berkilauan

dengan seantero surga terang benderang dan tidak terbanyangkan

keindahannya

Tuhan langit menampakkan diri kepada mereka dengan jelas

Ia tersenyum di atas langit dan berfirman

Salam sejahtera atas kalian

Mereka semua mendengar ucapan salam-Nya ketika Ia mengucapkan salam

Ia berfirman, Mintalah kepada-Ku apa saja yang kalian inginkan

Karena semua yang kalian inginkan ada pada-Ku dan Aku-lah Pemberi rahmat

Lalu ia mengabulkan permintaan mereka dan mereka semua menyaksikannya

Allah Mahatinggi dan Mahamulia

Wahai orang yang menjual ini semua dengan harga yang murah dan

tergesa-gesa

sepertinya Anda tidak tahu, nanti Anda pasti tahu

Jika anda tidak tahu, maka ini adalah kerugian besar

Kalaupun toh Anda tahu, maka sesungguhnya kerugian itu lebih besar lagi

(Ibnu Qayyim Al Jauziah, “Tamasya ke Surga“)

******

Categories: Baterai Semangat

“Nasihat Angga, untuk diri sendiri dan seluruh pria di dunia”

Ada tiga hal yang sebenarnya patut kita ketahui, mengingat bertambahnya usia kita namun belum kunjung tibanya kedewasaan kita :

Yang pertama,

Kuakui kita tak setampan dan segagah Yusuf Alaihissalam yang dengan pesonanya mampu mencabik-cabik hati wanita yang mengenalnya.

Kuakui kita tak dan belum sesempurna si Fahri dalam novel Ayat2 Cinta kang Abik, yang membuat adik-adik kita dan teman-teman kita berusaha mencari kembarannya di bumi ini bahkan sebagiannya senang dikenal sebagai Fahry.

Kuakui kita tak dan belum setabah kang Azam dalam novel Ketika Cinta Bertasbih, ya memang sih beberapa sahabat kita sedikit sama dengan ketabahannya.

Kuakui kita tak dan belum sezuhud Mush’ab bin Umair, dimana kisah hidupannya benar-benar menyadarkanku akan sifat tinggi hatiku.

Kuakui kita tak dan belum semahir Abdurrahman bin Auf Radiallahuanhu dalam memasuki pasar, dimana kehidupannya benar-benar menyadarkanku akan semangat berikhtiar dalam menyeimbangkan dunia dan akhirat.

Kuakui kita tak dan belum sepuitis ayahanda DR. ‘Aid Al-Qarni Rahimatumullah, yang menyadarkanku bahwa kehidupan ini tak layak untuk kita sedihi, karna itulah Qadha dan Qadhar yang pasti kan kita terima.

Kuakui kita tak sebijak Ibrahim Alaihissalaam, yang dengan kebijakannya dunia pun tercengang.

Kuakui kita tak dan belum semilitan sebagaimana para aktivis yg slalu merencanakan sesuatu untuk kehidupan yang lebih baik di dunia ini, ya… karena kita punya tujuan dan rencana lain yang insyaAllah kuharap sama dengan tujuan mereka.

Kuakui kita terkadang slalu salah mengambil langkah yang tak tepat pada waktunya, yang menyadarkan bahwa segala sesuatu harus mulai dari nol bukan semau hati ini berkata.

Kuakui kita tak sedahsyat Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam sbagai:

- Pemimpin terbaik sepanjang masa yang memberikan wasiat dan 4 sifatnya pada kita, yakni siddik, amanah, fathonah dan tabliq.

- Lelaki yang bertarung dengan gagah perkasanya, yang siap mati demi mempertahankan apa yang dia yakin dan cinta demi sebuah Cinta sejati.

- Penakluk hati para wanita dan pria agar selalu tunduk pada Illahi Rabbul Izzati

- Usahawan ya mampu membuktikan dirinya sebagai pria sukses dalam kehidupannya, khususnya ketik ia menikah! Beliau mampu memberikan mahar sebanyak 20 ekor unta betina (1 ekor = 40 jutaan lhooo) pada wanita yang menjadi idaman semua lelaki “Khadijah Radhiyallahu anha”.

Wahai teman kuakui itu semua karna kita tak dan belum sempurna, seperti yang ku bayang dan dibayangkan….

Wahai teman kuakui terkadang tanpa disadari, kita slalu menjadi plin-plan mengambil keputusan yang tak sesuai dgn perasaan, apakah itu suatu fitrah atau hanya nafsu tuk memiliki semata?, seperti ketika ada hati yang membuat kita menjadi merasa berarti dimata Sang Pemberi perasaan cinta.


Yang kedua,

Kita, slalu berusaha untuk siap diajak maju dan dikritik oleh siapapun! Selama apa yang diterima itu bermanfaat dan toyyib.

Kita, slalu berusaha menjadi tauladan bagi keluarga! Maka mohon bersama saling mendoakan….

Kita, memang tak ingin menjadi kaya namun harus menjadi kaya! Karna ilmulah yang sebenarnya akan membeli kekayaan dan kebahagiaan, bukan sebaliknya.

Kita, slalu berusaha tuk slalu dicintai! Mencintai dan melakukan tindakan nyata untuk orang yang dicinta itulah cara yang bersama akan kita tempuh, demi kebahagiaan dunia dan akhirat bersama mereka kelak.

Kita slalu berusaha tuk tak putus asa karna patah hati! Karna bumi Allah ini luas ya Akhi… dan waktu ini terus berjalan seiring dengan usia kita.

Kita, sangat membutuhkan siapa saja yang mau memberikan semangat dan cinta agar baterai semangat ini selalu terisi penuh!


Yang ketiga,

Kita adalah nol :

- Artinya kita harus berusaha memulai sesuatu dari dasar bukan mengharapkan 1,2,3,4,8,9 atau mengharpkan 10.

- Artinya kita tak ada apa-apanya di dunia ini, kekuatan…. kecerdasan…. keimanan….. kelembutan…. inilah yang terkadang naik terkadang turun sejauh-jauhnya! Maka saling memberi tangga adalah salah satu cara agar kita naik lebih tinggi.

- Artinya kesalahan dan kesilapan kita dimata teman-teman mungkin sangat banyak, apalagi dimata Allah Sang Hakim.

- Artinya kita yakin bahwa Allah Ta a’la itu Dzat yg 1, yg tiada duanya… jika kita 0 dan Allah Subhanahu Wa Taa’laa itu 1 akhirnya kuyakin apapun bisa terjadi didunia ini selama kupinta pada-Nya…. sama halnya ketika satu dibagi nol ialah tak terhingga bahkan membuat calculatcorku tuh error.

Once again, What did I mean?

Tak lain karena aku belajar bahwa kita yakini diri ini adalah 0 karna kemampuan dan daya yang teramat terbatas, karna Allah adalah tuhan yang satu, dan ketika kuminta sesuatu yang tak mungkin maka apapun dapat terjadi karna Dialah Allah, Tuhan yang memiliki kemampuan yang teramat tak terbatas.

Tak lain karena hidup ini ialah untuk manfaat dan tak lupa akherat karna itulah arti hidup yang sebenarnya.

Tak lain karena hidup ini ialah jangan sampai kita menyandarkan seluruh hari dan kehidupan ini pada orang lain, karna sebuah kemestian setelah shalat kita dituntut bertebaran mencari karunia Allah yang ditebar dimuka bumi ini demi sebuah arti kata ‘seorang imam (pemimpin) yang mengimami yang menjadi panutan kekasih hati’.

Wallahutaalaa’lam.

Smangat/Gambate/Caiyo!!!

Categories: Baterai Semangat